️‼️🛠 RENUNGAN BAGI WANITA YANG MAU BEKERJA DI LUAR RUMAH. Kaum wanita berbondong-bondong menyerbu tiap bidang kehidupan dan lapangan pekerjaan. Tak peduli apakah hal itu sesuai dengan fitrahnya atau tidak. Akibatnya, jumlah pengangguran di kalangan lelaki meningkat karena lapangan pekerjaannya telah direbut oleh wanita.
RENUNGAN HARIAN KRISTEN TERBARU, SENIN 13 JANUARI 2020 382. IBU KRISTEN Renungan untuk Ibu-ibu Yang Terpilih Oleh E. Gunawi Sp. FIRMAN TUHAN 2 Yohanes 11-5. Shalom. Puji Tuhan. Pada saat ini, kita akan merenungkan dan mempelajari ayat-ayat Firman Tuhan yang kita angkat dari Surat 2 Yohanes 11-5. Topik kita yaitu IBU KRISTEN Renungan untuk Ibu-ibu Yang Terpilih. Oleh karena kasih karunia-Nya yang sudah dilimpahkan kepada kita, maka marilah kita naikkan segala doa, ucapan syukur, hormat, pujian, penyembahan dan kemuliaan kepada Tuhan Yesus yang sudah memberi kita waktu untuk merenungkan dan mempelajari Firman-Nya. Haleluya! Pengantar Meskipun renungan ini bertopik “IBU KRISTEN Renungan untuk Ibu-ibu Yang Terpilih”, namun kita mengharapkan bahwa kita dan semua pribadi di antara kita yang kebetulan bapak-bapak, anak-anak, pemuda-pemudi dan oma dan opa tetap dapat membaca dan menikmati renungan ini dengan penuh sukacita. Haleluya! Sejatinya, kita tidak mendapat banyak informasi mengenai istilah “kristen” dari Alkitab. Setelah kita berupaya mencari ayat-ayat Firman-Nya dalam Alkitab, kita menemukan kata “kristen” sebanyak enam kali di Perjanjian Baru. Kita tidak menemukan satupun kata kristen dalam Perjanjian Lama. Menurut pendapat umum, kristen adalah orang kristen, agama kristen atau pengikut/pemeluk agama kristen atau pengikut Kristus. Jadi yang kita maksud dengan “IBU KRISTEN Renungan untuk Ibu-ibu Yang Terpilih” adalah semua ibu-ibu pengikut Kristus, semua ibu-ibu di antara kita yang sudah dipanggil dan dipilih oleh Allah untuk menjadi pengikut-Nya. Kepada ibu-ibu yang terpilih dan dikuduskan dalam nama Yesus Kristus inilah, renungan ini kita tulis dan kita persembahkan melalui jasa baik dari Terima kasih kepada semua jajaran di semua lini. Puji Tuhan! Haleluya! Ibu yang terpilih Sesungguhnya, Rasul Yohanes tidak menyebut nama, asal usul, latar belakang dan status sosial ekonomi dari seseorang yang disebutnya sebagai ibu yang terpilih. Namun ada banyak hal yang dapat kita ketahui dari pernyataan Firman Tuhan dalam ayat-ayat ini. Bahwa Rasul Yohanes sungguh sangat mengasihi ibu yang terpilih dan anak-anaknya. Bahwa tidak hanya dia saja yang mengasihi mereka. Tetapi juga semua orang yang sudah mengenal kebenaran. Yaitu kebenaran di dalam nama Tuhan yang akan tetap tinggal di dalam hati kita dan kebenaran Firman-Nya yang akan menyertai kita sampai maranata. Demikianlah bunyi Firman Tuhan dalam Surat 2 Yohanes 11-2 “Dari penatua kepada Ibu yang terpilih dan anak-anaknya yang benar-benar aku kasihi. Bukan aku saja yang mengasihi kamu, tetapi juga semua orang yang telah mengenal kebenaran, oleh karena kebenaran yang tetap di dalam kita dan yang akan menyertai kita sampai selama-lamanya.” Dalam Surat 2 Yohanes 13, Rasul Yohanes mendoakan ibu yang terpilih, anak-anaknya dan kita “Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa, dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih.” Rasul Yohanes tersentuh hatinya untuk mendoakan ibu dan anak-anak yang sudah dipilih-Nya, supaya kasih setia, kasih karunia, belas kasihan, rahmat dan damai sejahtera Allah dalam Tuhan Yesus Kristus menyertai mereka dan kita. Anak-anak hidup dalam kebenaran Rasul Yohanes sungguh sangat bersukacita karena mendapati sosok ibu yang sangat takut akan Allah. Seorang ibu kristen yang terpilih dan selalu mendidik, mengajar dan menasihati anak-anaknya menjadi anak yang takut akan Tuhan. Ia, ibu kristen yang dipilih dan dikasihi Allah dalam nama Yesus Kristus Tuhan kita, sungguh sangat luar biasa dalam membimbing, mengingatkan, memotivasi dan mengajar anak-anaknya supaya hidup di jalan kebenaran Tuhan. Ia dengan setia mendorong dan mengingatkan anak-anaknya agar mematuhi segala perintah-Nya sesuai yang diterimanya dari Allah Bapa. Demikianlah bunyi Firman Tuhan dalam Surat 2 Yohanes 14 “Aku sangat bersukacita, bahwa aku mendapati, bahwa separuh dari anak-anakmu hidup dalam kebenaran sesuai dengan perintah yang telah kita terima dari Bapa.” Perintah supaya kita saling mengasihi Dengan sangat sopan, santun dan lembut, Rasul Yohanes mengingatkan ibu yang terpilih supaya saling mengasihi. Rasul Yohanes menjelaskan bahwa hal itu bukanlah merupakan perintah baru bagi ibu yang terpilih, sebab perintah itu sudah ada sejak semula. Firman Tuhan dalam Surat 2 Yohanes 15, mengatakan “Dan sekarang aku minta kepadamu, Ibu — bukan seolah-olah aku menuliskan perintah baru bagimu, tetapi menurut perintah yang sudah ada pada kita dari mulanya — supaya kita saling mengasihi.” Jadi, saling mengasihi adalah perintah Tuhan yang sudah ditetapkan dalam Injil-Nya sejak dari mulanya. Saling mengasihi adalah salah satu ciri khusus dari ajaran Kristus. Saling mengasihi menjadi salah satu kunci ajaran Firman-Nya yang membawa sukacita dan damai sejahtera bagi kita dan semua orang yang percaya kepada-Nya. Hidup di dalam kasih Dalam Surat 2 Yohanes 16, Rasul Yohanes menjelaskan “Dan inilah kasih itu, yaitu bahwa kita harus hidup menurut perintah-Nya. Dan inilah perintah itu, yaitu bahwa kamu harus hidup di dalam kasih, sebagaimana telah kamu dengar dari mulanya.” Menurut ayat Firman Tuhan ini, kasih itu nyata apabila hidup menurut perintah-Nya. Yaitu perintah bagi kita supaya kita hidup di dalam kasih. Supaya kita hidup saling mengasihi sebagaimana telah kita dengar dari semula. Waspadalah terhadap penyesat Dalam pada itu, marilah kita baca Firman Tuhan dalam Surat 2 Yohanes 17. Alkitab mengatakan “Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.” Sejatinya, kehadiran para penyesat sudah ada sejak zaman dahulu kala. Para penyesat, sesuai dengan sebutannya, berupaya menggoda, mempengaruhi dan merayu orang percaya supaya menjadi pengikut para penyesat. Mereka berupaya menyesatkan iman orang percaya supaya meninggalkan Yesus Kristus. Kemudian mengikuti mereka berbuat dosa dan kejahatan yang mendukakan hati Tuhan. Pada hari-hari ini, banyak penyesat telah muncul, pergi, dan berkeliaran ke seluruh penjuru dunia. Mereka tidak mengaku dan tidak percaya bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Mereka tidak percaya bahwa Yesus Kristus Tuhan kita adalah Anak Tunggal Allah Bapa, Mesias dan Juru Selamat manusia berdosa. Mereka mengajar ajaran sesat dari para penyesat dan antikristus. Oleh sebab itu, Rasul Yohanes mengingatkan ibu yang terpilih dan anak-anaknya supaya mereka dan kita selalu waspada. Supaya kita tidak kehilangan iman dan keyakinan kepada Yesus Kristus dan FIrman-Nya yang membawa sukacita dan damai sejahtera. Beginilah bunyi Firman-Nya dalam Surat 2 Yohanes 18 “Waspadalah, supaya kamu jangan kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu sepenuhnya.” Berbahagialah kita Berbahagialah kita yang terpilih menjadi ibu kristen yang takut akan Allah dalam nama-Nya, karena Dia sudah lebih dulu memilih dan mengasihi kita dengan penuh kasih setia, kasih karunia dan belas kasihan-Nya. Berbahagialah kita sebagai ibu kristen yang mendidik, mengajar dan menasihati keluarga, suami, anak, cucu dan menantu untuk lebih takut akan Tuhan, serta berupaya terus untuk saling mengasihi dalam nama-Nya, karena Dia sudah lebih dulu mengasihi kita dengan tidak berkesudahan. Berbahagialah kita sebagai ibu kristen yang selalu waspada terhadap penyesat dan antikristus dengan tetap setia beribadah, berdoa, bersyukur, memuji, memuliakan, menyembah dan melayani Firman-Nya, karena Dia sudah menyediakan bagian hidup kekal yang penuh sukacita dan damai sejahtera di sorga. JESUS CHRIST BLESS YOU AND US. HALLELUJAH. AMEN.
Beritadan topik Renungan Harian Katolik - Renungan Harian Katolik Minggu 31 Juli 2022, Setetes Air di Samudra - Renungan Harian Katolik Minggu 31 Juli 2022, Setetes Air di Samudra John Lewar SVD dengan judul Terima Kasih Papa dan Mama. Renungan Harian Katolik Selasa 26 Juli 2022, Menghormati Kebijaksanaan Leluhur Senin, 25 Juli 2022 22:43
Berikutrenungan harian Katolik untuk hari ini Senin 25 Juli 2022 (Unsplash/aaron-burden) Diketahui bahwa hari ini gereja merayakan pesta St. Yakobus Rasul Tuhan. Yakobus dikenal sebagai Rasul yang taat dalam iman dan kepercayaan. Baca Juga: Renungan Pemuda Kristen Saat Teduh Minggu, 24 Juli 2022 Tentang Kejujuran.
Yesusbersedih hati karena "ketidakpercayaan" (Mrk 6:6) sanak Keluarga dan "orang yang kurang percaya" di antara murid-inurid-Nya (Mat 8:26), dan Ia amat kagum akan "iman besar" dari perwira Roma (Mat 8:10) dan wanita Kanaan Bdk. Mat 15:28.
Diakhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Rabu 3 Agustus 2022 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil. Saudari-saudaraku yang terkasih dalam Kristus. Seorang ibu muda mempunyai anak yang terserang penyakit tumor. Kasih dan sayang terhadap buah hatinya membuat dia memutuskan untuk operasi anaknya.
. 180 303 55 112 286 53 371 488
renungan kaum ibu 2020