Haloapakabar pembaca JawabanSoal.id! Anda sedang berada di situs yang tepat kalau kamu sedang memerlukan jawaban atas soal berikut : 1. Mengapa teks tersebut tergolong debat?. Ketika kita diberikan sebuah pertanyaan, tentu saja anda akan berusaha mendapatkan jawaban dari pertanyaan tersebut. Terlebih jika ternyata pertanyaan atau soal tersebut
Alasan mengapa teks yang terlampit tersebut tergolong sebagai TEKS DEBAT adalah karena pada teks terdapat argumen yang sifatnya berlawanan atau pertentangan yakni pro dan kontra atas keberadaan kosakata asing yang menyisip ke penggunaan bahasa Indonesia sehari-hari. Mengapa teks tersebut tergolong debat hal 178? Teks tersebut tergolong debat karena terdapat dua belah pihak yang saling bertukar pendapat dengan mengemukakan berbagai alasan dan memiliki sudut pandang yang berbeda. Apa yang dimaksud dengan teks debat? Teks debat adalah teks yang disusun berdasarkan kegiatan debat yang berlangsung. Teks debat ini berisi argumen-argumen yang disampaikan oleh masing-masing pihak, lengkap dengan kesimpulan yang didapat ketika sesi debat berakhir. Jelaskan apa tujuan dari debat? Debat dilakukan sebagai tindakan untuk mempertahankan pendapat dengan disertai argumen yang mendukung dan memperoleh kemenangan atas pendapat yang diyakini benar. Dalam debat, seseorang harus berpendapat yang disertai argumen-argumne yang kuat seperti halnya teks eksposisi. Apa tujuan dari sebuah debat? Tujuan debat secara umum adalah untuk mendiskusikan atau memutuskan masalah dan perbedaan atas sesuatu hal. Selain itu, tujuan debat di antaranya yaitu Melatih keberanian mengemukakan pendapat. Melatih mematahkan pendapat lawan. Apa perbedaan antara debat dan teks debat? debat=kegiatan Saling Tukar pikiran dengan ada yang pihak setuju & pihak tidak setuju. teks Debat = sebuah tektulisanyang berisi debat yg akan dilakukan oleh Orng. Unsur apa saja yang harus ada dalam teks debat? Unsur-unsur yang terlibat dalam debat apa? Unsur–unsur debat adalah mosi, tim afirmatif, tim oposisi, tim netral, moderator, penonton, serta notulis. Berapa jenis debat? Mengapa debat di golongkan ke dalam teks eksposisi? Debat digolongkan sebagai teks eksposisi karena debat membutuhkan fakta untuk mendukung pendapat yang disampaikan. Ciri inilah yang juga melekat pada setiap teks eksposisi. Referensi Pertanyaan Lainnya1Kata Kunci Dari Iklan Tersebut Adalah?2Ngalor Ngidul Ngetan Bali Ngulon?3Jelaskan Perbedaan Pertandingan Dan Perlombaan?4Nada Tidak Bertitik Berarti Nada?5Alat Yang Digunakan Dalam Pembuatan Lukis Kaca Adalah?6Contoh Gambar Ilustrasi Fauna Adalah Gambar Berupa?7Sayur Sayuran Merupakan Sumber Daya Alam Dari?8Sebutkan Macam Macam Servis Atas Dalam Permainan Bola Voli?9Kamu Dari Negara Mana Bahasa Inggris?10Contoh Kegiatan Humas Di Sekolah?
Namun untuk bisa berdebat secara profesional, seseorang memang harus dilatih karena debat yang dimaksud dalam hal ini adalah debat yang akademik. Maksud dari debat akademik atau debat yang resmi dan profesional adalah debat yang memiliki aturan dan diiringi dengan data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Advertisement. BACA JUGA - Aktivitas debat sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari, baik itu di perlombaan sekolah, acara formal, maupun di televisi. Bahkan, acara debat juga sering terjadi menjelang pemilu. Lantas apa yang dimaksud dengan debat? Berikut penjelasan secara rinci. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, debat adalah pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai suatu hal dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing. Sementara itu, Iis Siti Salamah Azzahra dalam buku Menulis Teks Debat menuliskan, debat adalah kegiatan adu argumentasi antara dua pihak atau lebih, baik itu perorangan atau pun kelompok yang bertujuan untuk mendiskusikan dan memutuskan masalah. Secara umum, teks debat berkaitan erat dengan teks argumentasi. Berdasarkan pengertiannya menurut ahli bahasa Gorys Keraf, teks argumentasi adalah bentuk retorika yang berusaha mempengaruhi sikap atau pendapat orang lain. Teks argumentasi juga mampu membuat orang percaya terhadap sesuatu, serta bertindak sesuai apa yang diinginkan penulis atau pembicara. Teks argumentasi ini sebenarnya menjadi payung dalam sebuah teks debat. Sebab, teks debat adalah satuan dari berbagai argumen dari berbagai sudut pandang baik yang pro maupun kontra terhadap topik yang dibahas. Unsur-unsur Pembangun Teks Debat Tomi Rianto dalam buku Cara Cepat Menguasai Bahasa Indonesia SMA menuliskan beberapa macam unsur-unsur teks debat yang bisa dilihat sebagai berikut 1. Mosi adalah hal atau topik yang Tim Afirmatif adalah tim yang pro terhadap mosi yang diperdebatkan. 3. Tim Negatif atau Oposisi ada;ah tim yang memberikan dua sisi, baik dukungan ataupun sanggahan terhadap Tim Netral adalah tim yang memberikan dua sisi, baik dukungan ataupun sanggahan terhadap mosi. 5. Moderator adalah orang yang memimpin dan membantu jalannya debat. 6. Penulis adalah orang yang menulis simpulan suatu debat. Struktur Teks Debat 1. Pengenalan/OrientasiOrientasi adalah pengenalan isu atau topik yang diperdebatkan dan pengenalan tim-tim afirmasi, oposisi dan netral. 2. ArgumenSetiap tim mengutarakan pendapatnya terhadap topik yang didiskusikan mulai dari tim afirmasi, oposisi dan tim netral. 3. DebatPada bagian ini, setiap tim harus mengomentari dari setiap pendapat yang diutarakan oleh tim lain. 4. Simpulan Di bagian ini, setiap tim menyampaikan pernyataan penutup terhadap topik sesuai dengan posisinya masing-masing. Ciri-ciri Teks Debat Teks debat memiliki ciri-cici tersendiri yang membedakannya dengan teks lain. Ciri-ciri tersebut bisa dilihat pada poin-poin berikut ini 1. Teks debat memiliki dua sudut pandang yang terdiri dari kelompok afirmatif yang pro terhadap topik dan kelompok negatif pihak yang kontra terhadap topik. 2. Ada proses saling mempertahankan argumentasi dari kedua pihak yang berdebat. 3. Ada adu argumentasi yang tujuannya untuk mempertahankan pendapat. 4. Ada pihak penengah yaitu moderator5. Ada sesi tanya jawab, tetapi bersifat terbatas yang tujuannya menjatuhkan lawan juga Contoh Teks Ceramah Pengertian, Struktur dan Ciri-cirinya Teks Cerita Fabel Struktur, Contoh dan Ciri-ciri Pengertian Teks Eksplanasi, Struktur, dan Ciri-Cirinya Pengertian Teks Persuasif Ciri, Struktur, Kaidah Bahasa, & Contoh - Pendidikan Penulis Alexander HaryantoEditor Iswara N Raditya
Preview(30 questions) Show answers. 1. Bacalah dengan saksama teks prosedur berikut! 1) Dengan mengenal dan menghargai diri sendiri, Anda tidak akan ingin menjadi seperti orang lain. 2) Jika Anda mengenal diri sendiri, ketika Anda melihat keberhasilan orang lain, Anda akan terpacu menjadi lebih baik, bukannya merasa minder atau sedih.
Melalui artikel ini, kamu akan belajar tentang teks debat meliputi pengertian, struktur, ciri-ciri, kaidah kebahasaan, hingga unsur-unsur debat. Penasaran? Yuk, baca sampai selesai! — Pernah nggak kamu menonton kegiatan debat, baik itu secara langsung maupun melalui televisi? Atau kamu sendiri pernah ikut lomba debat di sekolah? Menurut kamu, lebih seru nonton debat atau ikut debatnya langsung, nih? Tentunya masing-masing memiliki keseruannya tersendiri, ya! Kalau lagi nonton debat, kita pasti jadi ikut deg-degan, kira-kira pihak mana ya, yang debatnya lebih bagus dan argumennya lebih oke? Sementara itu, kalau kita ikut lomba debat, kita juga pasti akan deg-degan nih, kira-kira argumen yang disiapkan sudah bagus belum, ya? Kira-kira bisa lancar nggak ya, waktu menyampaikan argumen? Duh, bayanginnya aja udah seru nggak, sih! Baca juga Ciri-Ciri, Struktur, Contoh, dan Cara Membuat Teks Negosiasi Eits, ngomongin soal debat, kamu udah tahu belum sih, apa yang dimaksud dengan debat? Pengertian Debat Debat merupakan pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai suatu hal dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing pihak. Dalam berdebat, masing-masing pihak diperkenankan untuk menambahkan informasi, bukti, dan data untuk mempertahankan pendapat. Kenapa sih, harus ada debat? Salah satu tujuan diadakannya debat adalah untuk memperoleh sudut pandang baru yang bisa diterima oleh kedua belah pihak. Meskipun begitu, tidak jarang debat berakhir dengan kedua pihak tetap berbeda pendapat dan berpegang pada pendapatnya masing-masing, tapi tentunya mereka tetap akan mendapatkan wawasan baru dengan mendengarkan argumen dari pihak lawan. Berbeda pendapat itu wajar, tapi ingat! Tetap hargai pihak lain yang berbeda pendapat dengan kamu, ya! Nah, setelah mengetahui pengertian debat, sekarang mari kita bahas mengenai teks debat. Apa itu teks debat? Pengertian Teks Debat Teks debat adalah teks yang disusun berdasarkan kegiatan debat yang berlangsung. Teks debat ini berisi argumen-argumen yang disampaikan oleh masing-masing pihak, lengkap dengan kesimpulan yang didapat ketika sesi debat berakhir. Struktur Teks Debat Teks debat disusun secara sistematis berdasarkan struktur teks debat. Struktur teks debat terdiri atas 1. Pengenalan Pertama, yaitu pengenalan. Pada bagian pengenalan, moderator menyampaikan salam pembuka dan memperkenalkan pihak atau tim yang akan berdebat. Moderator adalah pemimpin sidang, rapat, atau diskusi, yang bertindak sebagai pengarah dan penengah. Selain mengenalkan pihak yang berdebat, moderator juga menyampaikan mosi dari debat yang akan berlangsung. 2. Penyampaian Argumentasi Kedua, yaitu penyampaian argumentasi. Penyampaian argumentasi disampaikan oleh pihak afirmasi, pihak oposisi, dan pihak netral/penengah jika ada. Pihak afirmasi adalah pihak yang mendukung mosi atau pro terhadap mosi. Pihak oposisi adalah pihak yang menentang mosi atau kontra terhadap mosi. Sedangkan Pihak netral/penengah adalah pihak yang bersikap netral dan berperan sebagai penengah dalam debat. Pihak netral ini bersifat opsional alias tidak harus ada dalam debat. 3. Debat Ketiga, yaitu debat. Pada bagian ini, pihak afirmasi dan pihak oposisi saling memberikan sanggahan, lalu ditengahi oleh pihak netral. Jika pihak netral tidak ada, maka boleh ditengahi oleh moderator selaku pemimpin acara debat. Nah, bagian ini nih, yang merupakan bagian terseru dari keseluruhan acara debat! 4. Simpulan Keempat, yaitu simpulan. Pada bagian ini, pihak afirmasi, pihak oposisi, dan pihak netral menyampaikan simpulan terkait mosi, pendapat, serta sanggahan dari tim lain. 5. Penutup Kelima, yaitu penutup. Pada bagian ini, moderator memberikan simpulan secara kesuluruhan tanpa berpihak kepada pihak manapun, kemudian menutup kegiatan debat dengan salam. Ciri-Ciri Debat Debat sendiri memiliki ciri-ciri yang harus kamu ketahui, antara lain sebagai berikut 1. Terdapat dua tim yang berdebat, yaitu tim afirmasi dan tim oposisi 2. Terdapat dua sudut pandang, yaitu pro dan kontra 3. Terdapat topik atau isu yang diperdebatkan 4. Terdapat argumentasi 5. Terdapat pihak penengah opsional Kelima ciri tersebut harus ada pada setiap acara debat, kecuali nomor 5 karena bersifat opsional. Jadi, kalau kamu mau mengadakan latihan debat sendiri bersama teman-temanmu, jangan lupakan kelima ciri ini, ya! Baca juga Pengertian, Struktur, Kaidah Kebahasaan & Contoh Teks Diskusi Tujuan Debat Tujuan debat adalah agar masing-masing tim dapat membalikkan pendapat lawan dengan argumen atau bukti yang relevan sehingga lawan menyetujui pendapat kelompoknya. Fokus debat adalah untuk mempertahankan argumen masing-masing kelompok berdasarkan data dan fakta yang telah diperoleh. Pada akhir debat biasanya akan didapat sudut pandang baru yang bisa diterima oleh kedua belah pihak. Walaupun begitu, nggak jarang di akhir debat kedua tim tetap pada posisi mereka di awal yaitu pro dan kontra. Meskipun berbeda pendapat, debat akan membuka wawasan dan pandangan baru kamu akan suatu hal. Kaidah Kebahasaan Teks Debat Dalam menulis teks debat, kamu harus memperhatikan tata bahasa atau kaidah kebahasaan yang dimiliki teks debat sebagai berikut 1. Menggunakan bahasa baku Teks debat ditulis menggunakan bahasa baku atau bahasa yang sesuai dengan standar dan kaidah bahasa Indonesia. 2. Menggunakan kata denotatif Teks debat ditulis menggunakan kata denotatif. Kata denotatif adalah kata yang bermakna sebenarnya. Contoh Denotatif → Marilah kita menutup mata sambil berdoa. Bukan denotatif → Pemerintah tidak boleh menutup mata atas kejadian yang melanda Indonesia saat ini. Tata Cara Debat Sebelum kita masuk ke tata cara debat, perlu kamu ketahui terlebih dahulu nih, kalau ada tiga hal yang umumnya memengaruhi tata cara debat yaitu banyaknya tim, waktu yang disediakan, dan berapa putaran diskusi akan berlangsung. Nah, dari tiga hal yang memengaruhinya tadi, tata cara debat dibagi ke dalam lima bagian, yaitu sebagai berikut. 1. Pembukaan oleh Moderator Membuka debat Menjelaskan mosi Memperkenalkan tim dan anggota tim debat Membacakan tata tertib debat 2. Penyampaian Pernyataan Topik Pada bagian ini, perwakilan tiap tim tim oposisi dan afirmasi akan menyampaikan pendapatnya terhadap mosi secara bergantian tanpa ada tanya jawab atau interupsi dari tim lain. 3. Pelaksanaan Debat Setiap tim memberikan komentar atau mendebat pendapat tim lain. Tim yang didebat harus mempertahankan pendapatnya dengan menyampaikan argumen, data, atau fakta yang mendukung. Pada bagian ini akan terlihat tim mana yang paling bisa mempertahankan argumennya. 4. Simpulan Setiap tim menyampaikan simpulannya terkait mosi setelah mendengar pendapat dan menerima sanggahan dari tim lain. Bagian ini bisa juga disebut sebagai closing statement atau pernyataan penutup dari masing-masing tim. 5. Penutup Moderator menutup kegiatan diskusi dengan memberikan ringkasan. Unsur-Unsur Debat Unsur-unsur debat terdiri atas tiga hal, yakni mosi, tim debat, dan partisipan. Untuk lebih lengkapnya, coba kamu lihat gambar berikut! 1. Mosi Unsur pertama yaitu mosi. Mosi adalah topik atau isu yang diangkat dalam debat. Mosi akan menentukan sikap dari masing-masing pihak atau tim yang berdebat, apakah akan pro terhadap mosi atau kontra terhadap mosi. 2. Tim Debat Seperti yang tadi sudah dijelaskan, dalam debat umumnya terdapat tiga tim debat yaitu Tim afirmasi → tim pendukung mosi atau pro terhadap mosi Tim oposisi → tim penentang mosi atau kontra terhadap mosi Tim netral/penengah → tim yang netral dan berperan sebagai penengah opsional Untuk tim netral/penengah tidak wajib ada dan perannya sebagai penengah dapat digantikan oleh moderator. 3. Partisipan Selain tim debat, terdapat juga partisipan lainnya dalam debat yaitu Penonton atau juri → menilai tim yang berdebat Moderator → memimpin jalannya debat Notulen → mencatat jalannya debat dan hasil debat Baca juga Contoh Teks Eksposisi, Struktur, dan Kaidah Kebahasaannya Jenis-Jenis Debat Psst, materi tentang jenis-jenis debat ini kerap diujikan pada PAS, lho. Ternyata, debat dibedakan ke dalam beberapa jenis berdasarkan masalah yang dibahas atau bentuk, maksud, dan metodenya. A. Jenis Debat berdasarkan Masalah yang Dibahas 1. Debat Politik Dilakukan pada saat pemilihan umum yang dilangsungkan untuk mengutarakan program yang bagus disertai argumentasi yang kuat. Tujuannya adalah untuk menarik simpatik pemilih agar memberikan suaranya. 2. Debat Ekonomi Seperti namanya, debat ekonomi dilakukan oleh para pakar ekonomi dan para pejabat untuk menciptakan keadaan ekonomi yang lebih baik. 3. Debat Pendidikan Debat ini dilakukan oleh para pakar pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan. 4. Debat Perundang-undangan Debat ini dilakukan antara para Dewan Perwakilan Rakyat dalam mengemukakan keberatan dan dukungannya terhadap rancangan undang-undang tersebut. Di akhir perdebatan biasanya diadakan pemungutan suara untuk mengesahkan atau menolak rumusan undang-undang. 5. Debat Sosial Debat sosial membahas masalah sosial yang terjadi di masyarakat, seperti pengangguran, gelandangan, hingga musibah bencana alam. B. Jenis Debat berdasarkan Bentuk, Maksud, dan Metodenya 1. Debat Parlementer atau Majelis Sesuai sama namanya, debat ini terjadi di tatanan eksekutif, yudikatif dan legislatif suatu negara. Debat ini biasanya membahas tentang undang-undang, kebijakan, atau hal-hal yang berkaitan dengan ketatanegaraan. 2. Debat Pemeriksaan Ulangan Debat pemeriksaan ulangan dilaksanakan untuk memeriksa ulang dan mengetahui kebenaran pemeriksaan sebelumnya. Debat ini mengandung banyak pertanyaan yang saling berkaitan agar mempertahankan posisi masing-masing tim. Jenis debat ini sering ditemukan dalam persidangan yang terjadi antara jaksa dan pengacara. 3. Debat Formal, Konvensional, atau Pendidikan Debat jenis ini adalah debat yang bertujuan untuk memberikan kesempatan pada dua tim yang bersebrangan untuk mengungkapkan beberapa argumen, menguatkan materi debat, atau justru mengemukakan argumen untuk melawan materi tersebut. Debat ini juga bertujuan untuk mengembangkan kemampuan kedua tim dalam mengutarakan argumen secara logis, jelas, dan terstruktur. Sekarang, coba kerjain contoh soal yuk! Contoh Soal 1. Perhatikan kutipan teks debat berikut ini. Tim Oposisi “Saya tidak setuju. Kosakata bahasa asing hanya digunakan dan dimengerti oleh kalangan tertentu saja. Namun, bahasa Indonesia dimengerti dan digunakan hampir oleh semua kalangan.” Kutipan teks di atas termasuk dalam struktur teks debat, yaitu…. pengenalan penutup penyampaian argumentasi debat pengantar Jawaban D Pembahasan Struktur teks debat, yaitu pengenalan, penyampaian argumentasi, debat, simpulan, dan penutup. Kutipan teks di atas termasuk dalam struktur teks bagian debat yang ditandai dengan sanggahan “saya tidak setuju”. 2. Berikut ini yang termasuk dalam struktur kebahasaan teks debat, kecuali…. penutup pengenalan penawaran penyampaian argumentasi simpulan Jawaban C Pembahasan Penutup, pengenalan, penyampaian argumentasi, dan simpulan merupakan struktur teks debat, sedangkan penawaran bukan merupakan struktur teks debat. Jadi, jawaban yang tepat adalah C. — Itulah tadi pembahasan tentang teks debat, meliputi pengertian, struktur, ciri-ciri, kaidah kebahasaan, hingga unsur-unsur debat. Kamu sudah paham, belum? Kalau kamu merasa belum cukup memahami materi hanya dengan membacanya saja, kamu bisa mencari guru privat berkualitas di ruangles. Yuk, pilih sendiri gurumu! Referensi Zabadi, Fairul dan Sutejo. 2015. Bahasa Indonesia. Jakarta Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Artikel ini pertama kali ditulis oleh Shabrina Alfari dan telah diperbarui pada 8 Maret 2022. AlasanMengapa Teks Debat Termasuk Dalam Eksposisi 1. Struktur Teks 2. Kaidah Kebahasaan 3. Tujuan Yang Sama Mengenal Teks Debat Struktur Teks Debat Ragam Bahasa Dalam Teks Debat Kaidah Kebahasaan Teks Debat 1. Menggunakan Kata Kerja Mental 2. Menggunakan Kata Ganti Orang 3. Penggunaan Konjungsi 4. Penggunaan Kalimat Definisi 5. terjawab • terverifikasi oleh ahli Kelas X SMAmapel B Indonesiakategori teks eksposisikata kunci teks debat , teks eksposisipembahasan mengapa teks debat disebut teks eksposisi ? karena dalam teks debat memenuhi ciri" dari teks eksposisi , yaitu ada pernyataan pendapat didalamnya , ada argumentasi yang menegaskan pernyataan pendapat itu , dan ada penegasan ulang pendapatnya begitu pula unsur kebahasaan dalam teks debat juga memenuhi unsur" kebahasaan dari teks eksposisi yaitu adanya pronomina dan kata leksikal . Bacalahteks berikut!termasuk jenis teks apakah paragraf tersebut? jelaskan alasannya! (didunia). Question from @Litaak - Sekolah Menengah Atas - B. indonesia. Mengapa nabi melakukan perjanjian dengan kaum yahudi madinah dan apa tujuannya Answer. Litaak February 2019 | 0 Replies .
1. Apakah teks tersebut termasuk teks debat ? Mengapa demikian? 2. Permasalahan apa yang di bahas dalam teks debat tersebut?3. Siapa saja pihak yang melakukan silang pendapat dalam teks diskusi tersebut?4. Menurut anda, apakah argumen yang diutarakan masing-masing pihak itu logis?5. Apakah masing-masing pihak dalam teks tersebut mampu menyampaikan argumen dengan baik? Jelaskan!​ 1. Ya karena dari pihak afirmasi dan oposisi saling memberikan pendapat yang berbeda2. Kasus pandemi COVID-193. pihak afirmasi dan oposisi4. logis5. ya karna kedua pendapat logis dan sesuai dengan kejadian
. 318 251 473 162 334 375 495 421

apakah teks tersebut termasuk teks debat mengapa demikian